Beberapa Dokumen Persyaratan untuk Pernikahan Beda Negara

Beberapa Dokumen Persyaratan untuk Pernikahan Beda Negara

Paket Menikah Hanya Rp10 Juta di Harper Cikarang -  VenueMagz.comVenueMagz.com

Beberapa Dokumen Persyaratan untuk Pernikahan Beda Negara – Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang di rayakan atau di laksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial. Upacara pernikahan memiliki banyak ragam dan variasi menurut tradisi suku bangsa, agama, budaya, maupun kelas sosial. Penggunaan adat atau aturan tertentu kadang-kadang berkaitan dengan aturan atau hukum agama tertentu. Pengesahan secara hukum suatu pernikahan biasanya terjadi pada saat dokumen tertulis yang mencatatkan pernikahan di tanda-tangani.

Upacara pernikahan sendiri biasanya merupakan acara yang di langsungkan untuk melakukan upacara berdasarkan adat-istiadat yang berlaku, dan kesempatan untuk merayakannya bersama teman dan keluarga. Wanita dan pria yang sedang melangsungkan pernikahan di namakan pengantin, dan setelah upacaranya selesai kemudian mereka di namakan suami dan istri dalam ikatan perkawinan. Tentunya butuh pertimbangan matang untuk setiap pasangan yang akan memutuskan menikah. Selain itu, persiapan pun juga harus di lakukan jauh-jauh hari, terutama untuk menyiapkan persyaratan menikah.

Pernikahan merupakan sesuatu yang sakral baik di mata agama maupun hukum suatu negara. Untuk itu, tidak jarang persiapan pernikahan memakan energi dan waktu yang cukup lama. Di Indonesia, terdapat hukum yang mengatur pelaksanaan pernikahan, termasuk soal dokumen yang di perlukan dan syarat yang wajib dipenuhi. Apabila pernikahan terjadi antara dua orang warga negara Indonesia (WNI), persiapan dan dokumen yang di perlukan relatif sederhana dan tidak terlalu rumit. Namun lain halnya bila pernikahan beda negara, yakni pernikahan antara WNI dan Warga Negara Asing (WNA) atau biasa di kenal dengan pernikahan campuran.

Pernikahan beda kewarganegaraan bukan lagi hal asing yang terjadi di tengah perkembangan zaman. Hal tersebut turut dipengaruhi dengan perkembangan teknologi komunikasi yang tidak lagi menjadikan jarak dan perbedaan waktu sebagai kendala. Mobilisasi manusia sendiri sebagai makhluk sosial turut menyumbangkan angka pernikahan beda kewarganegaraan semakin wajar terjadi. Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan sebelum melaksanakan pernikahan beda negara? Ini penjelasannya:

1. Dokumen wajib yang harus di siapkan WNA sebelum menikah dengan WNI
Catat! Ini Hal-Hal yang Harus Disiapkan untuk Nikah Beda Negara

Persiapan pernikahan beda negara membutuhkan berbagai dokumen persyaratan. Sayangnya, pengurusan dokumen pernikahan tersebut biasanya membutuhkan waktu cukup panjang, tergantung pada kinerja kantor kedutaan dan juga urusan imigrasi lainnya. Oleh karena itu, sebaiknya siapkan dokumen-dokumen tersebut dari jauh-jauh hari sebelum mengurus kebutuhan pernikahan lainnya.

Dilansir dari indonesia.go.id, dokumen yang wajib di miliki oleh WNA sebelum menikah dengan WNI adalah sebagai berikut:

  • Certificate of No Impediment (CNI) alias surat single, yaitu surat keterangan yang menyatakan bisa menikah dan akan menikah dengan WNI. Surat ini dikeluarkan oleh instansi yang berwenang di negaranya, seperti kedutaan
  • Fotokopi kartu identitas (KTP) dari negara asal calon suami atau istri
  • Fotokopi paspor
  • Fotokopi akta kelahiran
  • Surat keterangan tidak sedang dalam status kawin
  • Akta Cerai jika sudah pernah kawin
  • Akta Kematian pasangan kawin bila meninggal
  • Surat keterangan domisili saat ini
  • Pasfoto 2×3 (4 lembar) dan 4×6 (4 lembar)
  • Untuk pernikahan di KUA harus menyertakan surat keterangan mualaf jika sebelumnya beragama non-muslim

Syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan CNI dari kedutaan asing:

  • Akta kelahiran terbaru (asli)
  • Fotokopi kartu identitas (KTP) dari negara asal
  • Fotokopi paspor
  • Bukti tempat tinggal atau surat domisili (bisa berupa fotokopi tagihan telepon atau listrik)
  • Formulir pernikahan dari kedutaan yang bersangkutan

Seluruh surat tersebut harus diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh penerjemah yang disumpah, kemudian dilegalisir oleh kedutaan negara WNA tersebut yang ada di Indonesia.

2. Dokumen yang harus di siapkan WNI untuk pernikahan beda negara
Catat! Ini Hal-Hal yang Harus Disiapkan untuk Nikah Beda Negara

Adapun dokumen yang harus dipenuhi oleh WNI sebelum melaksanakan pernikahan beda negara adalah sebagai berikut:

  • Surat pengantar RT/RW yang menyatakan bahwa tidak ada halangan untuk melangsungkan pernikahan
  • Formulir N1, N2, dan N4 dari kelurahan dan kecamatan
  • Formulir N3 khusus yang menikah di KUA (surat persetujuan mempelai yang ditandatangani kedua mempelai)
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi Akta Kelahiran
  • Data orang tua calon mempelai
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Buku nikah orang tua (hanya jika Anda anak pertama)
  • Data dua orang saksi pernikahan dan fotokopi KTP yang bersangkutan
  • Pasfoto 2×3 (4 lembar) dan 4×6 (4 lembar)
  • Bukti pembayaran PBB (Pajak Bumi Bangunan) terakhir
  • Prenup (perjanjian pra nikah)

Dokumen WNI yang diminta oleh kedutaan asing:

  • Akta kelahiran asli dan fotokopi
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi surat N1, N2, dan N4 dari kelurahan
  • Fotokopi prenup (jika ada)

Sebelum menyerahkan seluruh dokumen persyaratan tersebut ke kedutaan, dianjurkan untuk memfotokopi terlebih dahulu sebagai data cadangan. Sebab, nantinya pihak kedutaan tidak akan mengembalikan dokumen tersebut.

3. Di Indonesia, pernikahan beda negara di anggap sah bila memenuhi aturan-aturan ini
Catat! Ini Hal-Hal yang Harus Disiapkan untuk Nikah Beda Negara

Dilansir dari kemlu.go.id, pernikahan beda negara akan dianggap sah dalam hukum Indonesia bila memenuhi ketentuan yang tercantum dalam Undang-Undang berikut ini:

  • Pasal 57 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 menyatakan:

“Yang dimaksud dengan perkawinan campuran dalam Undang-Undang ini ialah perkawinan antara dua orang yang di Indonesia tunduk pada hukum yang berlainan, karena perbedaan kewarganegaraan dan salah satu pihak berkewarganegaraan Indonesia”.

  • Pasal 60 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tersebut menyatakan:

(1) Perkawinan campuran tidak dapat dilangsungkan sebelum terbukti bahwa syarat-syarat perkawinan yang ditentukan oleh hukum yang  berlaku bagi pihak masing-masing telah dipenuhi.

(2) Untuk membuktikan bahwa syarat-syarat tersebut dalam ayat (1) telah dipenuhi dan karena itu tidak ada rintangan untuk melangsungkan perkawinan campuran, maka oleh mereka yang menurut hukum yang berlaku bagi pihak masing-masing berwenang mencatat perkawinan, diberikan surat keterangan bahwa syarat-syarat telah dipenuhi.

  • Pasal 56 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan menyatakan:

(1) Perkawinan yang dilangsungkan di luar Indonesia antara dua orang warga negara Indonesia atau seorang warga negara Indonesia dengan warga negara asing adalah sah bilamana dilakukan menurut hukum yang berlaku di negara dimana perkawinan itu dilangsungkan, dan bagi warga negara Indonesia tidak melanggar ketentuan-ketentuan undang-undang ini.

(2) Dalam waktu 1 (satu) tahun setelah suami istri itu kembali di wilayah Indonesia, surat bukti perkawinan mereka harus didaftarkan di Kantor Pencatatan Perkawinan tempat tinggal mereka.

4. Enam hal yang bisa terjadi dari pernikahan beda negara
7 Kisah Cinta Anak Manusia, Pindah Warga Negara hingga Menua Bersama  Halaman all - Kompas.com

Pernikahan antara WNA dan WNI tentu saja memiliki berbagai kemungkinan yang akan muncul, antara lain:

  • Perbedaan budaya yang menimbulkan culture shock
  • Menambah wawasan seputar negara pasangan
  • Kesempatan mencoba kekayaan kuliner negara pasangan
  • Kemungkinan meninggalkan negara sendiri, termasuk karier dan keluarga
  • Mempelajari hukum dan ketentuan negara pasangan
  • Mengajari anak dua bahasa bahkan lebih