Daftar 8 Minyak Nabati Terbaik yang Bisa Mendukung Kesehatan

Daftar 8 Minyak Nabati Terbaik yang Bisa Mendukung Kesehatan

Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol Halaman all  - Kompas.com

Daftar 8 Minyak Nabati Terbaik yang Bisa Mendukung Kesehatan – Minyak nabati adalah minyak yang di sari atau di ekstrak dari berbagai bagian tumbuhan. Minyak ini di gunakan sebagai makanan, bahan penggorengan, pelumas, bahan bakar, bahan pewangi, pengobatan, dan berbagai penggunaan industri.

Minyak nabati banyak di gunakan untuk membantu membuat makanan lezat dan bergizi karena asam lemaknya yang unik. Dengan menggunakan minyak nabati, kita dapat mengatur agar kadar kolesterol tetap rendah.

Terlepas dari apa yang mungkin pernah kamu dengar, lemak tak selalu memberikan dampak buruk karena pada dasarnya tubuh kita memerlukannya. Beberapa manfaatnya antara lain membantu pertumbuhan sel, melindungi organ tubuh, dan berperan dalam penyerapan nutrisi, menurut American Heart Association (AHA).

Tubuh kita membutuhkan lemak untuk menyerap nutrisi tertentu yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K, bersama dengan beta-karoten. Lemak juga berkontribusi pada rasa kenyang setelah makan, karena tubuh memproses lemak bersamaan dengan protein.

Meski demikian, pemilihan lemak juga perlu di perhatikan. Misalnya pemilihan minyak, yang merupakan salah satu sumber lemak, untuk memasak atau mengolah makanan. Nah, berikut ini adalah daftar minyak nabati terbaik yang bisa mendukung kesehatan.

1. Minyak zaitun
Rekomendasi Para Ahli, Ini 8 Minyak Nabati Terbaik bagi Kesehatan

Minyak zaitun berperan penting dalam diet Mediterania, yang di ketahui kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan yang sehat. Asam lemak tak jenuh tunggal dalam minyak zaitun dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan stroke. Pilihan paling sehatnya adalah extra virgin olive oil (EVOO) yang mana di ekstraksi dari buah zaitun hanya dengan cara mekanis, tanpa bahan kimia.

EVOO adalah kualitas tertinggi dari minyak zaitun yang tidak akan memiliki cacat aroma atau rasa, dan ada rasa positif dari zaitun hijau atau zaitun matang. Selain itu EVOO juga memiliki titik asap (smoking point) yang relatif rendah, sehingga paling baik untuk menumis atau memanggang dengan api sedang. Minyak ini juga pilihan yang baik untuk salad dressing.

Karena berasal dari buah zaitun, minyak ini mengandung sejumlah besar antioksidan, fitosterol dan vitamin, terutama vitamin E, antioksidan yang larut dalam lemak yang membantu menjaga integritas membran sel dan melindunginya dari kerusakan akibat radikal bebas berbahaya. Studi telah menunjukkan bahwa lemak tak jenuh tunggal dalam EVOO dapat menurunkan kolesterol jahat, sehingga konsumsinya dapat mendukung kesehatan jantung.

2. Minyak kelapa
Rekomendasi Para Ahli, Ini 8 Minyak Nabati Terbaik bagi Kesehatan

Minyak kelapa bisa menjadi padat atau mengeras pada suhu ruangan karena terdiri dari 90 persen lemak jenuh dan merupakan sumber alami trigliserida rantai menengah atau medium-chain triglycerides (MCTs). Mungkin minyak kelapa bukan pilihan terbaik terutama pada orang-orang dengan kolesterol tinggi. Bila ingin menggunakan minyak kelapa untuk memasak. Gunakanlah dalam jumlah sedang, dalam batas yang disarankan untuk asupan lemak jenuh, dan sebagai bagian dari pola makan sehat. Minyak kelapa baik untuk menumis cepat atau memanggang kue, tetapi tidak cocok untuk suhu panas yang sangat tinggi.

3. Minyak alpukat
Rekomendasi Para Ahli, Ini 8 Minyak Nabati Terbaik bagi Kesehatan

Dalam bentuk buah maupun minyak, alpukat kaya akan lemak jenuh tunggal yang sehat. Menurut sebuah ulasan dalam jurnal Molecules tahun 2019, minyak alpukat memiliki nilai gizi yang sangat baik pada suhu rendah dan tinggi. Minyak alpukat memiliki titik asap yang lebih tinggi daripada minyak zaitun, menjadikannya pilihan yang lebih baik untuk memasak dengan suhu panas yang tinggi.

Rasa netral pada minyak alpukat juga membuatnya pilihan yang bagus untuk memanggang. Minyak alpukat juga rendah lemak jenuh, mengandung vitamin E dalam jumlah sedang, serta tinggi akan antioksidan dan karotenoid. Karotenoid penting dalam pencegahan penyakit kronis dan telah terbukti dapat membantu menurunkan risiko kanker tertentu dan perkembangan penyakit mata.

4. Minyak wiijen
Rekomendasi Para Ahli, Ini 8 Minyak Nabati Terbaik bagi Kesehatan

Minyak wijen kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda, tetapi juga rendah lemak jenuh. Minyak ini mengandung sesamol dan sesamin yang merupakan antioksidan kuat. Minyak wijen mengandung properti antiinflamasi dan antioksidan, yang berpotensi menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan aterosklerosis. Yang merupakan penumpukan lemak dan zat lain di dinding arteri yang menyebabkan pembuluh darah menyempit dan menaikkan tekanan darah. Minyak wijen juga memiliki titik asap tinggi, membuatnya baik untuk menumis dalam suhu tinggi, walau beberapa orang kurang menyukainya karena rasanya yang kuat.

5. Minyak biji rami
Rekomendasi Para Ahli, Ini 8 Minyak Nabati Terbaik bagi Kesehatan

Minyak biji rami atau flaxseed oil adalah sumber baik alpha-linolenic acid (ALA), bentuk dari asam lemak omega-3. Omega-3 adalah jenis lemak tak jenuh ganda yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, yang mana konsumsinya bisa membantu menurunkan risiko jenis kanker tertentu. Selain itu, menurut Athritis Foundation, minyak biji rami juga bisa membantu mengurangi gejala radang sendi.

Selain, minyak ini juga mengandung asam lemak omega-6. Studi yang diterbitkan dalam jurnal Circulation tahun 2019 menyebut bahwa tingginya kadar omega-6 dikaitkan dengan risiko penyakit jantung, stroke, dan kematian dini yang lebih rendah. Pastikan untuk menyeimbangkan asupan omega-3 dan omega-6. Disarankan untuk tidak memanaskan minyak ini karena dapat mengganggu kandungan asam lemaknya. Lebih baik gunakan minyak biji rami sebagai dressing atau perendam (marinasi).

6. Minyak kacang
Rekomendasi Para Ahli, Ini 8 Minyak Nabati Terbaik bagi Kesehatan

Minyak kacang tanah mengandung hingga 50 persen lemak tak jenuh tunggal dan merupakan sumber vitamin E yang baik. Vitamin E, antioksidan, dan lemak sehat dapat melindungi dari penyakit jantung. Perlu di ketahui bahwa minyak ini memiliki titik asap yang lebih tinggi, menjadikannya pilihan yang bagus untuk memasak. Kamu bisa menggunakannya untuk menumis atau menjadi minyak untuk membuat popcorn, bila kamu suka dengan rasa dan aromanya.

7. Minyak biji anggur
Rekomendasi Para Ahli, Ini 8 Minyak Nabati Terbaik bagi Kesehatan

Minyak biji anggur rendah lemak jenuh dan memiliki titik asap yang tinggi, sehingga bisa menjadi pilihan yang sehat untuk semua jenis masakan dan pemanggangan. Rasanya yang beraroma sedikit pedas dan ringan juga cocok untuk salad dressing atau percikkan sedikit untuk sayuran panggang.

Seperti minyak biji rami, minyak biji anggur mengandung omega-6. Minyak biji anggur juga mengandung vitamin E, yang bertindak seperti antioksidan untuk membantu melawan radikal bebas dan merupakan vitamin penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh, menurut National Institutes of Health.

8. Minyak bunga matahari
Rekomendasi Para Ahli, Ini 8 Minyak Nabati Terbaik bagi Kesehatan

Minyak nabati lain untuk memasak yang di rekomendasikan AHA adalah minyak biji bunga matahari karena tinggi akan lemak jenuh dan dapat menurunkan LDL dan trigliserida. Selain itu, seperti minyak biji anggur, satu sendok makan minyak biji bunga matahari juga merupakan sumber vitamin E yang sangat baik.

Itulah deretan minyak nabati terbaik yang bisa kamu gunakan untuk memasak dan mengolah makanan dalam pola makan sehari-hari. Variasikan dengan berbagai makanan sehat lainnya agar kebutuhan nutrisi harianmu selalu terpenuhi.